Selamat Datang

Welcome Selamat Datang Wilujeng Sumping Ahlan wa Sahlan

Minggu, 16 Desember 2018

6 JENIS MINYAK ATSIRI ATAU ESSENTIAL OIL YANG PALING BANYAK DIGUNAKAN DI DUNIA



Minyak Atsiri atau yang dikenal juga dengan Minyak Esensial/Essential Oil orang mengenal dengan aromanya yang khas. Selain sebagai bahan baku pembuat produk kosmetik, minyak atsiri atau Essential Oil banyak dipakai untuk aroma terapi karena kemampuannya memberikan efek tenang.
Namun tidak hanya untuk kecantikan dan aroka terapi, minyak atsiri ternyata juga berkhasiat untuk mengatasi sejumlah gangguan kesehatan. Arlin Chondro, Founder Peek Me Naturals, memaparkan 6 jenis minyak atsiri beserta manfaatnya untuk kesehatan tubuh:

Lavender
Minyak atsiri/essential oil ini  berasal dari bunga lavender diketahui dapat membantu mengatasi alergi. Kandungan terapeutiknya yang berupa antidepresan membantu mengatasi pusing, menurunkan depresi dan juga trauma. Untuk pemakaian topikal, minyak ini juga baik untuk mengobati luka luar dan luka bakar. Selain dengan cara topical dapat juga digunakan dengan dihirup. Lavender juga terbukti mampu mengatasi penyakit Insomnia atau sulit tidur, berdasarkan hasil sebuah penelitian menunjukkan bahwa aroma lavender dapat meningkatkan gelombang alfa di otak yang terkait dengan relaksasi dan tidur nyenyak.


Lemon
Pada minyak essential/atsiri lemon, minyak tersebut dihasilkan dari bagian kulitnya. Untuk pemakaian inhalasi, minyak atsiri lemon ini bermanfaat untuk menguatkan sistem imun serta mengurangi mual. Bagi yang memiliki kulit berminyak dan berjerawat, minyak atsiri Lemon baik digunakan dengan pemakaian topikal. Berikut beberapa manfaat dari minyak atisiri/essential oil Lemon lainnya;
      Pembersih wajah alami (dicampur madu & carrier oil)
      Membantu menurunkan berat badan
      Membantu mengatasi demam
      Desinfektan alami
      Memutihkan gigi
Adapun cara penggunaan minyak essential Lemon adalah sebagi berikut :
·       Jika baru menggunakan pertama kali, campurkan 2-3 tetes lemon essential oil pada kurang lebih 10ml carrier oil (contoh : virgin coconut oil), kemudian oleskan (topical).
·      Jika sudah terbiasa menggunakan essential oil, langsung oleskan 1-2 tetes di telapak kaki (tempat dimana titik-titik syaraf berada) atau langsung daerah yang sakit (misal perut, leher, dsb).
·    Jika menggunakan diffuser, campurkan 2-3 tetes lemon oil dengan kurang lebih 100ml air.

Peppermint
Bagi yang memiliki gangguan pada pencernaan, minyak atsiri/Essential oil yang terbat dari daun peppermint bisa menjadi pilihan. Selain itu, minyak ini juga terbukti meredakan demam, sinus, serta nyeri otot dan saraf. Namun, pada pemakaian topikal, minyak atsiri ini disarankan untuk dicampurkan dengan carrier oil ketika akan digunakan pada  anak-anak di bawah 5 tahun. Berikut beberapa manfaat dari minyak essential dari Peppermint;
      Untuk masalah pencernaan
      Mengatasi sakit perut
      Mengatasi kembung, mual, dan gangguan lambung
      Mengurangi sakit kepala/migraine
      Mengatasi nyeri otot
      Mengurangi sinusitis
      Meringankan alergi

Ginger/Jahe
Minyak jahe (ginger essential oil) mampu menghilangkan lendir dari tenggorokan dan paru-paru, serta dikenal mampu meringankan flu, dan secara alami mengobati batuk, Asma, serta Bronkitis. Karena bersifat ekspektoran, minyak jahe mengirim sinyal ke tubuh untuk meningkatkan jumlah sekresi lendir pada saluran pernapasan, yang melumasi daerah yang teriritasi.
Penelitian menunjukkan minyak atsiri jahe berfungsi sebagai obat alami untuk pasien Asma. Asma adalah penyakit pernapasan yang menyebabkan kejang otot bronkus, pembengkakan selaput paru-paru dan peningkatan produksi lendir. Asma menyebabkan kesulitan bernapas yang disebabkan oleh polusi, obesitas, infeksi, alergi, olahraga, stres atau ketidakseimbangan hormon. Karena sifat anti-inflamasi, minyak jahe mengurangi pembengkakan pada paru-paru dan membantu membuka saluran udara.
Hasil studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Basic and Clinical Physiology and Pharmacology mengevaluasi aktivitas gastroprotektif ginger essential oil pada tikus. Etanol digunakan untuk menginduksi tukak lambung pada tikus Wistar. Percobaan menemukan pengobatan menggunakan ginger essential oil menghambat ulkus hingga 85 persen. Data menunjukkan lesi dan perdarahan pada dinding perut, mampu berkurang secara signifikan setelah pemberian minyak jahe secara oral.
Sebuah tinjauan ilmiah yang diterbitkan dalam Evidence-Based Complimentary and Alternative Medicine mengevaluasi efektivitas minyak esensial jahe untuk mengurangi stres dan mual setelah prosedur bedah. Menghirup minyak jahe efektif mengurangi mual dan mengurangi kebutuhan menggunakan obat mual setelah operasi. Minyak jahe (ginger essential oil) juga menunjukkan aktivitas analgesik dalam waktu terbatas serta mampu mengurangi rasa sakit segera setelah operasi. Minyak atsiri dari akar jahe juga dapat membantu mengatasi diare, menghangatkan, membantu sistem imun serta mengurangi radang sendi dan arthritis.
Sereh
Minyak Atsiri  (Essential Oil)  dari daun sereh bermanfaat mengurangi nyeri dan radang pada kulit. Namun, perlu diperhatikan pemakaian minyak ini juga memiliki efek kontradiksi dengan obat diabetes. Selain itu, minyak sereh juga tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun kecuali dicampurkan dengan carrier oil.
Menurut puluhan studi klinis, citronella oil (minyak sereh wangi) murni memiliki sifat antiseptik, antimikroba dan antijamur.
Penggunaan paling populer citronella adalah sebagai bagian dalam produk penolak serangga karena secara alami mampu mengusir nyamuk dan serangga lain. U.S. Environmental Protection Agency menganggap citronella sebagai “biopestisida” yang efektif melawan merangga namun bukan merupakan substansi beracun.
Karena efektif melawan infeksi, bakteri dan jamur, citronella oil juga bisa digunakan untuk membersihkan permukaan perabot dan memurnikan udara.

Manfaat Citronella Essential Oil

Menurut berbagai penelitian, berikut adalah manfaat citronella oil (minyak sereh wangi):

  • Mengusir serangga secara alami
  • Melawan kerusakan akibat radikal bebas
  • Melawan bakteri dan jamur
  • Mengurangi peradangan
  • Mempromosikan relaksasi
  • Melawan infeksi pernafasan
  • Mendukung pencernaan/kesehatan usus
  • Meredakan nyeri otot
  • Membantu mengontrol perilaku hewan peliharaan
  • Menghilangkan rasa gatal karena gigitan serangga
  • Mencegah gigitan serangga
  • Pengusir serangga alami
  • Menyembuhkan penyakit kulit (jamur) kurap kadas panu
  • Menghaluskan kulit
  • Pestisida alami (pertanian) pengusir tikus dan hama wereng
Minyak Atsiri/Essential Oil mengandung senyawa sitronellal sekitar 32 – 45%, geraniol 10 – 12%, sitronellol 11 – 15%, geranil asetat 3 – 8%, sitronellal asetat 2 – 4% dan sedikit me-ngandung seskuiterpen serta senyawa lainnya (Masada, 1976).

Patchouli
Minyak atsiri dari daun patchouli ini aman dipakai untuk semua umur. Untuk pemakaian topikal, minyak ini bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit seperti radang, bekas luka, eczema dan pada skincare baik untuk kulit kering. Berikut 6 manfaat minyak Essential Patchouli/Nilam

  • Antidepresan
    Umumnya, patchouli essential oil digunakan sebagai aroma terapi karena memiliki sifat antidepresan. Menghirupnya dapat mendorong pelepasan serotonin dan dopamin; hormon yang mengurangi perasaan marah dan kecemasan.
  • Mengurangi Peradangan
    Peradangan merupakan salah satu sumber dari berbagai penyakit. Patchouli oil memiliki sifat antiphlogistic, yang berarti memiliki kekuatan untuk menenangkan peradangan dalam tubuh. Gosokkan lima tetes patchouli oil ke tangan, kemudian pijat kaki, perut, punggung bawah atau area tubuh yang mengalami peradangan.
  • Mencegah Infeksi
    Infeksi pada kulit seringkali justru menimbulkan masalah lain pada kulit seperti tetanus. Patchouli oil memiliki sifat antiseptik yang dapat membantu mencegah infeksi karena dapat membunuh jamur. Caranya, cukup gosokkan 2-3 tetes patchouli oil di daerah yang terinfeksi, atau campurkan 5-10 tetes pada air hangat dan gunakan untuk mandi.
  • Membantu Sistem Metabolik
    Minyak nilam (patchouli oil) merupakan tonik, yang berarti membantu menjaga fungsi hati, perut dan usus tetap sehat. Minyak ini dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk menguraikan makanan dan menyerap nutrisi dengan baik, sehingga berdampak positif pada sistem pencernaan. Untuk mendapatkan manfaatnya, kamu bisa menggunakannya sebagai suplemen makanan. Coba tambahkan 1-2 tetes pada secangkir teh atau segelas air.
  • Merangsang Hormon
    Untuk kebutuhan seksualitas, patchouli oil memiliki kemampuan merangsang hormon dan meningkatkan libido atau dorongan seks. Minyak ini dianggap sebagai salah satu solusi alami untuk impotensi dan disfungsi ereksi. Digunakan sebagai afrodisiak selama bertahun-tahun, minyak nilam meningkatkan kadar testosteron dan estrogen, sehingga memiliki dampak besar pada hubungan intim.
  • Memperkuat Rambut dan Kulit
    Untuk perawatan kulit lainnya, patchouli oil dapat digunakan untuk meregenerasi sel-sel kulit sehingga membuat kulit tampak muda, sehat dan bersemangat. Minyak ini cocok untuk semua jenis kulit – kering, kulit pecah-pecah hingga kulit berminyak atau berjerawat – serta memiliki manfaat penyembuhan dan anti kuman. Tambahkan lima tetes minyak nilam pada pencuci wajah atau lotion, atau pijatkan minyak langsung ke wajah. Selain berguna untuk kulit, patchouli oil juga bermanfaat untuk masalah rambut rontok. Caranya, pijatkan 5 tetes patchouli oil ke kulit kepala atau gunakan sebagai campuran kondisioner rambut.

Essential oil atau Minyak atsiri digunakan untuk berbagai tujuan mulai dari aromaterapi, perawatan kecantikan pribadi dan pengobatan alami. Partikel dalam minyak esensial berasal dari penyulingan atau ekstraksi berbagai bagian tumbuhan, termasuk bunga, daun, kulit batang, akar, resin dan kulit.
Essential Oil ini semakin berkembang popularitasnya karena terbukti sebagai produk yang dapat membantu proses percepatan penyembuhan, dengan cara yang praktis, harga terjangkau, dan terbuat dari 100% bahan ALAMI sehingga AMAN dipakai siapa saja.

Sumber: http://bit.ly/Essenzo-Ginger-Promo



Tidak ada komentar:

Posting Komentar